Selasa, 31 Agustus 2010

Agar Tetap Fit Saat Puasa

Benar, tidurnya orang puasa adalah ibadah yang bernilai pahala. Tapi itu juga tidak dapat dijadikan dalil bagi kamu untuk menghabiskan sepanjang hari di bulan Ramadhan dengan tidur sampai bedug Maghrib menjelang, bukan? Rasulullah bersabda, “Al harokatu barokah” artinya, bergerak itu mendatangkan keberkahan. Penelitian Alan Cot dari Rumah Sakit Grace Square, New York, menyebutkan bahwa orang puasa yang menghabiskan waktunya dengan tidur akan cepat merasakan lapar dan dahaga dibandingkan dengan mereka yang beraktivitas seperti biasa. Hal ini karena, saat beraktivitas itu makanan cadangna dan lemak yang lama tertimbun di dalam badan akan menjagamu untuk tetap menyediakan energi untuk tetap menyediakan energi untuk kamu braktivitas.
So, apa yang bisa kamu lakukan untuk tetap aktif selama shaum? Check it out!

1. Perbanyak Tadarus Al-Qur’an
Peristiwa sejarah apa yang kamu paling kamu ingat saat bulan Ramadhan?
Yap! Turunnya Al-Qur’an yang sekaligus menjadi tanda diangkatnya Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul Allah. Firman Allah, “Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelaan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil).” (Q.S. Al-Baqarah: 185) Maka, enggak lucu kan kalau dalam bulan diturunkannya Al-Qur’an, kamu sendiri justru malas membacanya. Masih malas juga? Coba ikutan tadarus yang biasanya banyak diadakn oleh majelis-majelis ilmu di Masjid. Biasanya, kegiatan tadarus Al-Qur’an bersama ini marak banget saat bulan puasa, bukan Cuma buat Ibu-ibu atau Bapak-bapak, tapi juga buat remaja.






2. I’tikaf
Betul, I’tikaf artinya berdiam diri. Tapi diam di sini bukan tanpa berbuat apa-apa. I’tikaf yang dianjurkan dalam bulan Ramadhan adalah I’tikaf yang menyebabkan kita merasa dekat pada sang Rabb. Dengan berdzikir, memuhasabahi diri, atau melakukan amalan sunnah lainnya. I’tikaf ini memang sangat dianjurkan sebagai tambahan di bulan Ramadhan.

3. Silaturrahim
Ada yang salah persepsi mengenai anjuran Silaturrahim di bulan Ramadhan. Banyak orang mengiura bahwa Silaturrahim hanya dilakukan saat lebaran tiba. betul, tapi pahala silaturrahim saat puasa juga sangatlah besar. Makannya, sebelum Ramadhan berakhir, coba buat daftar orang-orang yang sudah lama tak kamu kunjungi. Misalnya Guru SD, atau teman-teman dll. Selain silaturrahim yang besar di bulan Ramadhan, Rasulullah juga menyebutkan manfaat silaturrahim sebagai formula anti ageing (karena memperpanjang umur) dan memperluas rizki.

4. Bantu-bantu ortu
Dari pada bengong dan mumpung kamu banyak waktu, enggak salah kalau kamu sedikit meluangkan waktu untuk sekedar bantu nyokap mempersiapkan hidangan berbuka atau bikin kue lebaran. Dijamin, selain eggak berasa puasa, kamu juga bakal punya chemistry yang lebih dekat dengan orang tua kamu.

5. Olah raga
Duh, kok malah olah raga sih? Nanti kalau keringetan bagaimana? Sabar guys! Olah raga itu penting. Bikin badan segar. Mengeluarkan lemak jenuh dalam tubuh. Kalau kamu terbiasa olah raga yang berat di hari-hari biasa, Ramadhan ini, mungkin menu olah raganya cukup jogging aja. Yang penting tetap berolah raga, biar badan fresh dan enggak bikin ngantuk.



6. Baca, baca, baca!
Melahap apa yang tidak membatalkan puasa? Melahap buku? Tul! Membaca adalah kegiatan yang memacu kamu untuk sanantiasa produktif. Karena dengan mambaca, wawasan kamu bisa lebih terbuka. Kemudian kamu bakal banyak dapat inspirasi dari buku-buku bacaan tersebut. Inspirasi ini penting banget untuk memacu produktifitas kamu, lho!

7. Bikin karya
Dari pada main petasan saat Ramadhan, ngegangu orang, disumpahin yang jelek-jelek sama orang, yang bikin ibadah puasa kamu ternoda, lebih baik kamu bikin karya sebanyak-banyaknya saat Ramadhan. Bisa apa saja. Menulis cerpen , novel atau puisi. Bisa juga bikin kreasi asik dari berbagai keterampilan tangan. Whatever lah!selama itu membawa manfaat dan syukur-syukur mendatangkan income, kenapa eggak dicoba?


Source: Annida, Sept’ 08

Tidak ada komentar:

Posting Komentar